Friday, August 12, 2011

Day 12 : Dream Come True

Ramadhan 12th, 1432H@2011,

Yesterday was last day of internship, Alhamdulillah J
All of the hard work for the past three months finally, coming to the end.
Fuhh, felt like such a big biggie stone have been released from my shoulder, seriously !!
Having doing the RESEARCH, all in one by myself, it such a challenging yet priceless thing to me.
At least, I got the experience, dealing with all those medical terms and fields, for the first time.

with Dr Norsa'adah,  thank you Dr for being such a supportive supervisor



my dearest friends, Hanizan, Dhiah &Nisa :)



Last Tuesday@Ramadhan 9th, I have an unexpected meeting with Sis Hasni who once upon a time was almost be my sister-in-law. On that morning, she gave me a call out of a sudden asking me to meet up with her. Of course before this we sometimes had a chatting via fb but it is quiet shocked to me regarding her sudden call. As I remembered this is the first time we met since she got married last 2/3 years ago, may be. Alhamdulillah, that noon we met in front of USM library, chatting and laughing like there's no tomorrow. Hmm missing her soo much and feeling soo glad to see her. To my dearest Sis Hasni, thanks alot for sharing your experience during the Umra and make me feel like wanna take all your words and playback on a tape. Seriously such a very wonderful journey. Will take a serious notes on all of the tips and thanks again for the books ya. Muah :)

Another reference books ^__^

From months to weeks to days and for now, counting on hours. For this time, I kept remembering back, on a very peaceful evening, during last semester of my diploma, I had a mother-daughter talk. A talk about  life, campus and final exam which was just around the corner. Then mom just said that she has a wish, a wish that she could go to Mecca, to experience fasting there during the Ramadhan and perform Umra in between. Spontaneously I shout out that how I wish I want to be there too, in Mecca, the Holiest city for Muslim. Upon hearing that, mom said that a reward always come from a hard work. Since I eagerly want to follow her, she told me that I better get a good result for my degree, if possible get  a first class honours since I could not reach the level during my diploma. Starting that day, I tried and tried my best for my degree. Allah is The Most Merciful, even though I only managed to get second class upper (not official) for my degree,  alhamdulillah, there's a way for me. A chance, one in a life, together with my parents to visit His holy cities, Mecca and Medina. 

Subhanallah, Walhamdulillah, Wallahuakbar, only thy servant O Allah wishes to apply for all.


p/s: Need to continue on packing the stuffs back. Till then. :)

Wednesday, August 10, 2011

Day 10 : Asma Allah ^_^

Monday, August 1, 2011

Diary Ramadhan: Day 1


Ramadhan 1st, 1432H@2011,

Ahlan wasahlan Ya Ramadhan, wallahu akram. Alhamdulillah syukur Ya Allah kerana Engkau masih memberikan kesempatan buat hamba-Mu ini bertemu dengan bulan yang cukup mulia dan sangat dinanti-nantikan, terutama tahun ini :) Terima kasih Ya Allah di atas nikmat sihat tubuh badan, keluarga yang harmoni, akal yang waras dan kekuatan kudrat yang Engkau berikan. Permudahkanlah bagiku segala urusan Ya Allah, agar hamba-Mu ini menjadi insan yang lebih bertakwa, yang berbakti kepada orang tua dan sesama saudara. Insya allah.

This year, in early days of Ramadhan, I'm already waving a red flag. Highly and proudly !! Heehee its okay since then I can speeding and finishing my works for the critical part of intern's day which is doing data analysis and interpretation of results regarding my research project about H1N1. Working is like 24/7 now, since not more than 8 days left for internship and not more than 11 days left for preparation to perform the Umrah this coming Ramadhan 13th. 

Daytime was fully reserved for finishing the project, off to the office on 8.30am, sticking on the chair in the statistical lab like having an elephant glue stick to it, looking at the lappy with sleepy eyes during early morning, typing on the keyboard like having a serious chatting, lurking around at noon then sipping some gulp of water *hehe, listening to the recitation of Quran instead of K-pop like before and getting ready to go home at 4.25pm will be a routine for the time being. 

At night, its time for reading and reading and reading. Reading and reciting all kinds of doa in order to make it familiar with the tongue as every deeds have its own recitation even when we see a building in Mecca and Medina also, there's a doa for it. This is my routine at night for the past few months plus having a fight between my lust for getting on to bed early and desire to gain knowledge, for almost the time. Last but not least, I want to share this, Renungan Ramadhan, courtesy from Google. Happy Fasting people !!  ^__^


Wednesday, July 6, 2011

Wordless Wednesday: First Time :)

Friday, June 24, 2011

Books and Me

Salam Jumaat :)

Nikmatnya pagi hari minggu ni bila dapat bermalas-malas di atas sofa sambil sesekali tangan membelek-belek helaian demi helaian ditemani segelas susu coklat panas yang masih beruap-ruap hawanya. Sesekali terdengar kicauan-kicauan burung yang mendamaikan. Having this quick update just as sharing :)

Currently reading these,

Kasih Benar Kasih
Aleya Anessa



Sinopsis
MEREKA tak saling kenal tapi disuruh berkenal-kenalan. Hanya berkenalan, jika sesuai boleh terus melangkah, jika tidak, tarik saja diri. Lalu, masing-masing mencuba dengan alasan,

‘Dia kosong, aku pun kosong.’

Pertama kali bersua muka, si dara terasa jengkel, sedangkan si bujang hanya bersikap ala-ala lelaki tak berperasaan. Sudahnya, seorang ke utara dan seorang ke selatan. Hati mereka tak bertemu di titik yang sama. Hanya antara mereka berdua, masing-masing tak pernah mengatakan ‘tidak’ sehingga banyak pihak menyangka diam itu tanda setuju.

Sampai masa, mereka benar-benar tak mampu berkata ‘tidak’ bila melihat wajah-wajah penuh harap. Saat sedar mereka tak mungkin berpaling lagi, cubaan demi cubaan dilakukan untuk menembusi hati masing-masing. Paling penting, mereka tak dilabel sebagai pasangan kahwin paksa, tapi kahwin atas tiket suka sama suka. Orang tua hanya talian hayat semata-mata.

Ketika sedar ada sesuatu berdetak tiap kali mata bertentang mata, muncul Syirin menagih janji lama. Sudahnya, janji baru terpaksa Dinzley mungkir walaupun Annura sudah ternampak bayang-bayang pelamin nan indah.


p/s: kali pertama tengok terus jatuh cinta dengan muka depan novel ni. Terima kasih nisa ^__^


Murabbi Cinta
Hasrizal Abdul Jamil
Andai CINTA ingin dibawa ke syurga, kenapa dibiarkan cinta itu ada noktah dan hujungnya?


Cinta menjadikan manusia suka disuruh. Agar dengan cinta itu kita suka disuruh lagi disuluh. Namun, cinta yang tidak ditentukan arahnya menjadi tidak tentu arah.

Cinta menjadi penunduk kehambaan. Hambalah manusia kepada sesama hamba, yang hakikat semuanya adalah hamba kepada nafsu dan diri.

Buang emak, buang saudara, kerana cinta yang bukan lagi cinta.

Lautan api sanggup direnangi, ikrar pencinta yang sudah gila dibius cinta. Hingga api neraka hilang gerunnya.

Cinta semalam menjadikan umat Islam umat yang hebat.
Cinta hari ini menjadikan umat Islam luput tenggelam.
Sirna oleh cinta yang bukan lagi cinta.

Justeru dalam medan yang pelbagai itu, ustaz ini memperjuangkan cinta.

Cinta yang diteladani daripada seorang Nabi.

Seorang Murabbi.

MURABBI CINTA.


p/s: hadiah terindah dari seorang sahabat baik, terima kasih k.Joh :)

Ensiklopedia Haji & Umrah

p/s: satu buku lengkap yang sangat2 membantu.


Books on the wishlist,

Rindu Di Awan Biru
Meen Zulaikha



Sinopsis
JANGANKAN berkahwin, bercinta pun Hanan tidak ingin. Menjadi seorang isteri tiada di dalam kamus hidupnya. Pengalaman pahit ibunya dimadukan membuatkan dia jadi fobia. Baginya, lelaki hanya tahu berpoligami, tapi tidak tahu menjadi suami.

Pertemuan tanpa disangka di awan biru dengan Kapten Akmal Hakim sewaktu ke Melbourne mengubah persepsinya terhadap lelaki. Bernikah di Masjid Biru dan berbulan madu di Istanbul bagaikan suatu mimpi bagi gadis berkulit mulus itu. Semuanya berlaku tanpa dirancang. Tapi takdir menentukan dia bukan setakat menjadi seorang isteri, bahkan tanpa rela turut terbabit sama ke dalam kancah poligami.

Akibat difitnah, Hanan diceraikan dengan talak tiga. Dalam pilu, dia diburu rindu. Dalam duka, dia mengharapkan bahagia. Sanggupkah dia Œbercina buta¹ untuk kembali ke pangkuan Akmal, sedangkan kehadiran Ridz mula membawa cahaya di dalam hidupnya?

p/s: tertarik dengan sinopsis dan jugak penulisnya, Meen Zulaikha, juga penulis Kasih Yang Suci yang telah diadaptasi kepada drama, Nora Elena yang sangat best :))

Trilogi Aku Terima Nikahnya
Hasrizal Abdul Jamil

visit this web for more info: saifulislam.com
Kompilasi daripada buku-buku indah di bawah.

 AKU TERIMA NIKAHNYA 1,2 & 3

Nak sambung baca balik !! Have a nice weekend :)

p/s: counting the days, today is 22 Rejab 1432 H, another 49 days left.